Surat Terbuka Untuk Andi Malarangeng (Menpora) dan Bung Towel (Pengamat Sepakbola)

PENDAHULUAN:

INDONESIA dibantai BAHRAIN 0-10, akankah ini menjadi akhir dunia???

Sebuah surat terbuka untuk ANDI MALARANGENG (Menpora) dan Bung Towel (pengamat Sepakbola)

Timnas dibantai 10-0 di Bahrain, itu FAKTA

Timnas diisi pemain-pemain liga IPL (liga resmi PSSI), itu FAKTA

Timnas diisi kebanyakan pemain-pemain debutan dan muda, itu FAKTA

Timnas jaman dulu (dibawah rezim NHcs dan ISL), tak pernah satupun memberi piala, itu FAKTA

Apakah semua ini harus disalahkan kepada PSSI rezim baru (Djohar Cs)? mari kita bicara FAKTA

Kepada ANDI MALARANGENG (Menpora):

Saya sangat-sangat terkejut membaca di media-media online yang mengabarkan Kemenpora tidak akan membantu dana bagi Timnas selama masih ada diskriminasi oleh PSSI. Pertanyaan saya kepada anda adalah apa justifikasi ini semua??? Dualisme kompetisi? mengapa anda tidak membantu untuk “memaksa” agar PT. Liga Indonesia memberikan hasil audit dari uang APBN yang digunakan untuk memutar kompetisi hampir selama 8 tahun ISL berjalan dibawah rezim NHcs, Mengapa anda tidak memaksa PSSI jaman orde NHcs memberikan laporan keuangan dan laporan pertanggung jawaban PSSI selama 8 tahun suram kepemimpinan mereka hingga kita tahu saat ini mereka meninggalkan utang hampir 50milyar tanpa ada satupun pertanggung jawaban!!!. Jikalau anda sebagai mentri tidak bisa berbuat demikian. Alangkah baiknya anda berlaku adil kepada PSSI rezim baru dengan tetap memberikan bantuan pemerintah melalui KONI/KOI kepada PSSI demi kemajuan sepakbola. PSSI jaman sekarang sudah berubah dengan zaman lama, mereka sudah bekerja sama dengan BPKP dan berniat baik untuk transparan masalah keuangan PSSI yang selama ini tidak pernah sekalipun diberikan olen rezim lama (NHcs). Klo anda tetap tidak mau membantu saya akan mencatat anda tidak ada kontribusi apapun terhadap persepakbolaan Indonesia dimasa kini dan depan dimana saya punya keyakinan akan berkembang pesat. Catat ini akan menjadi sejarah buat anda pribadi.

Kepada Bung Towel (Pengamat Sepak Bola):

Saya sungguh tidak bersimpati kepada anda saat menyaksikan wawancara anda plus pak Saleh Mukadar di Metro TV pagi tanggal 2 Maret 2012. Tata bahasa anda, gerak-gerak bahasa tubuh anda sangat jelas mengambarkan anda meremehkan niat, usaha baik dari PSSI rezim baru. Dan terlihat anda seperti meremehkan TIMNAS kita yg berlaga di Bahrain. Saya sudah mencoba masuk melalui line telepon saat itu ke Metro TV dan akan mengkonfrontir pendapat2 yang anda kemukakan;

1. Timnas harus di isi oleh pemain-pemain terbaik, kebanyakan pemain2 terbaik sekarang berlaga di kompetisi ISL.

Komen saya: Apa yang anda masuk terbaik disini? Timnas jaman dulu yang tidak pernah memberikan satu cuil pialapun anda anggap terbaik??? Di Asia Tenggara aja keok,,, Apalagi di regional dan dunia???. Klo Timnas diisi pemain-pemain terbaik tentunya hasilnya tidak akan seperti ini. Seperti apa yang anda maksudkan? Sebelum laga terakhir melawan Bahrain kemaren, Timnas yang diisi oleh pemain2 ISL selalu KALAH!!! baik KANDANG maupun TANDANG!!!, tolong camkan itu. KALAH itu tidak peduli 1-0, 2-0, 2-1, 3-2, 5-0, 10-0, 15-0, 30-0…. Sekali kalah tetap kalah!!! Jangan rusak MENTAL semua orang Indonesia menjadi mental pecundang… Sudah berapa sering kita melihat BPcs dipecundangi timnas ataupun klub2 dari negara2 lain. SEPAKBOLA kita sudah rusak dari jaman dulu… ditambah lagi rusak dijaman NHcs,,,

Saya beri fakta seperti gambar dibawah ini… klo anda membaca blog saya, fell free untuk memberikan komentar

Apa yang bisa anda tangkap dari hasil-hasil diatas?

Lawan Uruguay saja kita dibantai 7-1 dikandang sendiri, walaupun Timnas sudah diisi pemain kawakan dari ISL (BP, Boaz, Dll)…

Changcun FC dari cina pernah membantai Persipura tahun 2010 9-0, sedangkan kita sudah tahu Persipura adalah salah satu tim elit ISL.

MU pernah membantai Arsenal 2011 kemaren 8-2, kelas mereka tidak terlalu jauh tapi hasil seperti ini bisa saja terjadi. Apakah menjadi Neraka bagi Arsenal? Tidak kan,,,

Kembali ke pertandingan lawan Bahrain, rata-rata pemain kita adalah pemain debutan berusia muda, kitapun sedari awal sudah tahu bahwa pertandingan ini tidak menentukan dan dijadikan laga untuk menimba pengalaman. Saya yakin mereka mendapatkan pelajaran berharga dan tidak akan membuat mereka down secara psikologis seperti yang anda takutkan diwawancara itu,,,, mereka masih muda,,, mereka progressive,,, mereka sudah ditempa adanya masalah dualisme,,,, saya yakin Andi Guntur (Kiper), Diego (Bek), Rendi Irawan (Gelandang), Ferdinand Sinaga (Striker),,, tidak akan down dan tidak akan cengeng,,, malah saya percaya akan memperkuat mental mereka dan mereka menyadari harus menjadi lebih baik karena saat ini Indonesia masih tertinggal jauh dan lagi pula ruang improvement bagi mereka masih banyak dan luas,,, Mohon maaf tidak seperti BP, Firman, M Ridwan yang bagi saya mereka sudak mentok tok tok….

Anda pun mungkin sudah tahu klo PSSI sekarang sedang menggiatkan pembinaan usia muda, memberikan workshop kepelatihan secara merata didaerah-daerah Indonesia, berencana membuat lapangan latih Timnas yang lebih layak… sesuatu yang tidak ada pada era lama,,, lagipula Rezim baru PSSI juga baru berumur 1 tahun, berikan kesempatan kepada mereka seperti yang mungkin anda berikan kepada rezim PSSI lama. Kita lihat bersama hingga 2015 dan tolong jangan direcokkin dulu,,, klo tidak progressive mari kita turunkan lagi bersama-sama.

Tolong jangan sampai Indonesia di banned di Internasional, karena kita akan kehilangan kesempatan bertanding dengan tim-tim dari luar yang dapat kita jadikan ajang timba pengalaman bagi pemain-pemain muda kita… berfikirlah cerdas dan jangan instan,,,, Ingat bola kita sudah rusak dari zaman laman, saatnya kita bersatu untuk sepak bola Indonesia yang lebih baik dan hilangkan sepakbola kitadari kutu-kutu dan tikus-tikus pembusuk persepakbolaan nasional

Balikpapan

3-3-2012

Advertisements

5 thoughts on “Surat Terbuka Untuk Andi Malarangeng (Menpora) dan Bung Towel (Pengamat Sepakbola)

    1. Terima komennya gan Sonson,,, Bangsa ini ga bisa maju karena sering lupa sejarah dan ga belajar dari sejarah itu,,, Dinegara ini yang dipakai malah politisi2 busuk, yang ahli malah banyak kepake diluar,,, karena mereka ga pernah dihargai disini,,, selama PSSI diurusi sama politisi, jangan harap sepakbola Indonesia maju,,, apalagi klo dipegang oleh orang-orang KSPI… gelap!!!

    1. Sudah ta’ cek ke twitternya masing2 ternyata mereka juga banyak klonengannya,,, klo kang mas bro ada email mereka infokan dong,,, dengan senang hati saya kirim ke mereka langsung =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s